Refleksi 8 Etnomatematika
TUGAS 8 REFLEKSI Vcon 8 ETNOMATEMATIKA
:
Dosen: Prof. Dr. Marsigit, M.A.
Dateline:
Senin, 11 April 2021, pk 24.00 wib
File dalam PDF dikirim WA Japri 081578708917
NIM 20709251024
NAMA
FILE: Refleksi Vcon 8_ETNO _Aswar_S2
Pendidikan Matematika_05 April 2021
Refleksi
Etnomatematika
Beliau menjelaskan
Kembali bahwa mempunyai kesempatan 1 tahun sekali untuk penulisan artikel
jurnal mahasiswa di berikan kesempatan
untuk mencari data tentang artikel.
Dari perkuliahan ini di akhir akan membuat artikel ethnomatematika
diberikan kesempatan karena membuat jurnal untuk yang mengambil mata kuliah
etnomatematika dengan gratis. Promo untuk membuat jurnal dengan upload gratis.
Dan penelitiannya pak
Bambang perseptik guru itu kurang powerfull maka disuruh untuk menganti
persepsi, jika perseptik guru itu lebih cenderung kekajian , kurangnya
operasional dalam bidang analisis data misalnya perseptik guru itu menurut
siapa, perseptik itu kan sangat luas artinya yang mengangkut guru persiapan dan
lain lainnya tetapi kalau persepsi guru adalah cuman pendapat guru lebih ke
operasional tetapi mempunyai kelemahaan yang sangat sempit memang persepsi
guru, kalau mau di tambahkan persepsi guru dan siswa, maka dari kita tidak bisa
buat apa apa maka itu kita perlukan data maka dari itu datanya mereka harus
berpendapat, bisa di tanya bisa pakai angket dan seterusnya kalau mereka bisa
berpandapat tetapi itulah kekuatan data nya. Maka dari itu perlunya modifikasi
persepsi guru dan siswa kalau mau orang tua boleh, karena kalau perseptik itu
lebih ke kajian normatik sekali maka itu akan menyangkut guru itu menurut siapa.
Dan tahun 2022 akan ada
akreditasi kampus tidak seharusnya jurnal berbahasa inggrris cukup abstraknya
sahaja.
Bapak juga menawarkan
untuk bergabung di association ethnomatematika untuk memperkuat jurnal jurnal
yang ada, membuat jurnal 1 atau 2 yang
ada
Bapak memberikan sedikit
gambaran yang kita sudah membuat jurnal tesis atau proposal tesis.
Dari mas okta judul
proposal tesis
“Pengembangan
Bahan Ajar E-Worsheet Berbasis etnomatematika dan Self Efficacy Siswa SMP Kelas
VII.
4 macam breakdown penelitian
Aswar :
“Pengembangan Bahan Ajar Berbasis
Ethnomatematika pada Materi Bangun Datar Segi Empat Kelas VII SMP Negeri 4
Tarakan”
Revisi “Perbaikan Judul Proposal”
“Pengembangan
Bahan Ajar Berbasis online Ethnomatematika pada Kompetensi Bangun Datar Segi
Empat Kelas VII SMP Negeri 4 Tarakan”
Materi itu peninggalan belanda sekarang di ganti
sama kompetensi,
Kenapa segi empat sahaja apakah segiempat itu
sangat luas, yang dibreakdon segi empatnya nanti,
SUB JUDUL
Artikel jurnal
“Konsep matematika Pada Ukiran Rumah Adat Kota Tarakan”
Yang berbeda kajian dan sudut pandangnya berbeda
beda salah satu cara membedakannya adalah di breakdown dari sisi angket dari
sisi observasi dari sisi data atau dokumentasi dan seterusnya
Sub 1. Identifikasi dokumentasi tentang
ethnoamtematika atau analisis
Pak Irfan Saiful
“Efektifitas
pembelajaran matematika konteks budaya jawa terhadap prestasi belajar ,
pemecahaan masalah dan motivasi belajar”
Konteks budaya jawa sangat luas kalau mau di ambil
seharusnya lebih ke daerah atau ke cilacap yang lebih menonjol disana apa,
terlebih dahulu menemukan dulu lahannya apa yang bisa di support dan membantu
pembelajaran matematika. Kita juga ada unsur etik da estetiknya, kepantasan,
aliran aliran yang pro kontrak daerah tertentu jangan di teliti, jika memang
disekitar cilacap sulit untuk menemukannya disarankan bisa mencari didaerah
Yogyakarta yang unik yang belum tersentuh, Contohnya di dien
Harus lebih cepat mengambil sikap, kemudian mbak
azriah
Ibu Azriah
“Pengembangan
E-Worksheet Berbasis Ethnomatematika berorientasi pada kemampuan pemecahaan
masalah, motivasi dan prestasi belajar siswa
E-worksheet Adalah satu kesatuan dari RPS dan
sumber-sumbernya atau modul modulnya
Perangkat pembelajaran , atau pengembangan
perangkat pembelajaran online
Sub Judul
Identifikasi ethnomatematika pada Rumah ada
Tidung Nunukan
Kemampuan Pemecahaan Masalah siswa melalui
Pembelajar Etnomatematika
Persepsi Calon Guru matematika terhadap
Ethnomatematika dikalimantan Utara
Ibu eva
“Pengemabngan PISA-Like Task Dengan Menggunakan
Warisan Budaya Toraja sebagai konteks untuk menilai Literasi matematika dan
motivasi siswa.
Judul nya sepintas dilihat harus berhati hati
karena di lihat dari menilai literasi matematika dan motivasi siswa berbasis
Pisa like menggunakan warisan budaya
Ciri ciri PISA-Like Task adalah menggunakan ciri
Kontesktual . Kata kata untuk menilai itu adalah sangat kata kata operasional
sekali itu karena itu hanya konteks yang menyediakan suasana dan keadaan kalau
berorentasi mungkin literasi matematika dan motivasi siswa bukan hanya untuk
menilai tetapi itu akan untuk di peroleh dan akan untuk membangun untuk di
nilai, jadi “Pengemabngan PISA-Like Task Dengan Menggunakan Warisan Budaya
Toraja berorentasi pada Literasi matematika dan motivasi siswa.”
Apakah dengan ini bisa membantu mahasiswa maka
dari itu bapak memberikan saran dan komentar karena adanya pengalaman dan daya
ethomatematika
Sub judul
Etnomatematika Persepsi guru dan siswa di toraja
Jangan seperti ini karena ini judul seperti
presentasi atau judul makalah Jadi di ganti Persepsi guru dan siswa tentang
etnomatematika berbasis Tanah Toraja
Ethnomatematika Toraja: Eksplorasi Geometri pada
Budaya Toraja harus di ganti judul nya
Eksplorasi Geometri Pada Artefak Ethnomatematika
budaya Tanah toraja.
Harus lebih membuat Minimal 4 iya sub Judulnya.
Minggu Depan
Memperbaiki Judul (S2 tesis)
Membuat 4 Sub Judul (untuk artikel
Etnomatematika)
Sudah membuat Instrumen untuk salah satu dari
sub judul atau minimal 1 dari sub judulnya
Harus mencari pembimbing yang sudah ada di
kaprodi menyediakan
Penutup Proses Pembelajaran Vcon 8
Demikian saya meminta maaf jika ada kesalahan kekurangan dan
sebagainya yang muda bisa berpikir tua, yang tua bisa berpikir
muda, paling tidak semangatnya contohnya saya bapak yang dijelaskan tadi
kepada mahasiswanya beliau tetap semangat semangat untuk memberikan materi yang
berkoar-koar untuk berjuang membela kaum yang lemah kita belajar matematika
mahasiswa itu lemah dibanding dosennya itulah dinamakan perjuangan
Baiklah ucapkan selamat untuk berkarya semoga tetap terjaga
protokol kesehatan di daerah masing-masing khususnya diri sendiri keluarga dan
tidak lupa juga saya ucapkan banyak terimah kasih para pemerintah yang
sudah berkontribusi se optimal mungkin dan bersinergi untuk menjaga
protokol kesehatan di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar