Refleksi 7 Etnomatematika Senang Untuk Berdiskusi memperkuat Intuisi
TUGAS 7 REFLEKSI Vcon 7 ETNOMATEMATIKA
:
Dosen: Prof. Dr. Marsigit, M.A.
Dateline:
Senin, 05 April 2021, pk 24.00 wib
File dalam PDF dikirim WA Japri 081578708917
NIM 20709251024
NAMA
FILE: Refleksi Vcon 7_ETNO _Aswar_S2
Pendidikan Matematika_29 Maret 2021
Refleksi
“Judul”
Etnomatematika
Senang Untuk Berdiskusi memperkuat Intuisi
PENGANTAR :
Ibu dan bapak semua yang
saya hormati pada mata kuliah etnomatematika pada pagi hari ini, dan para calon
calon pemimpin, pemimpin rumah tangga pemimpin masyarakat dalam menjalankan
amanah atau perintah tuhan SWT dan pemimpin dalam bidang profesi,
khususnya dibidang Pendidikan
matematika. Kita sebagai umat manusia selalu bersyukur barokah karunia tuhan
bapak selalu merasa Bahagia dan senang berdiskusi dan berbincang bincang dengan
orang lain dalam bidang keilmuaan ideologi.
Adanya pandemic covid 19
merubah semua paradigma paradigma yang dulunya menjadi wajib kini menjadi
sekarang sudah terdefinisi kembali, intinya mendefinisikan hidup kembali, dulu jika hari besar atau hari raya wajib
untuk mendatangi orang tua sekarang melarang keluarga pulang. Mudik itu adalah
sebagai budaya atau kewajiban kita
Bapak mengingatkan kekita
semua kita harus bergoyang goyang goyang antara takdir dan iktihar itulah hidup,
maka etnomatematika ini memperkuat yakinan menambah wawasan menambah pengalaman
berinteraksinya antara takdir dan hidup. Mungkin semua suku atau keluarga maka
sebenar sebenarnya orang selamat atau orang cerdas orang yang pandai orang yang mampu menyesuaikan
metode metodenya sesuai dengan keadaan jaman. Itulah salah satu kekkuatan
etnomatematika yaitu memperkuat INTUISI kita untuk selalu mampu menyesuaikan
dengan keadaan disekitar dan tuntutan jaman.
Sebelum mempersiapkan
mata kuliah etnomatematika terlebih dahulu kita mulai dengan mengucapkan salam
dan selamat pagi salam sejahtera untuk kita semua dengan menbaca doa dan keyakinan
kita masing masing sehingga kita bisa mendapat pelajaran hari ini begitu
bermanfaat
Yang pikirannya murni
atau pikiran yang pilar kebangsaan selalu merasa bangga merasa bersyukur merasa
puas mari kita mengatakan berdoa dan semua dengan keagamaan kita masing masing
karena itu bentuk satu toleransi pengakuan aneka keragaman walaupun beda beda
tetap satu tujuan. Meskipun etnomatematika beda keanekaragaman budaya tetap
satu NKRI.
Salah satu steapmen
manfaat Pendidikan itu adalah memurnikan pikiran memurnikan hati kalau ibadah
salah satunya adalah memurnikan hati. Supaya ibadah nya campur campur terlalu
etnis dimemurnikan kembali. Adanya covid19 ini memurnikan Kembali keadaanya
dunia oleh tuhan dan oleh paradigma paradigma masyarakat. Hajatan ritual dan
seterusnya
Ada 4 unsur pikiran yang
murni itu
1. Sentetik
2. As poster apri ori
3. analitik
4. Apriori
1. sentetik
Adalah hubungan antara
peristiwa kalau berpikir ke metafisik maka semua peristiwa adalah dalam pikiran
kita kalau kita tertidur maka tidak ada peristiwa.
2. as poster apri o ri
Paham setelah pengamatan
mengandung maksud melihat mendengar melakukan berbicara menyentuh mengalami
langsung melakukan kegiatan. Kekuatan pada saat melihat mengali pengalaman
siswa untuk paham setelah melihat. Maka dia akan paham dan mampu untuk
mengambil keputusan
3. analitik
. Setelah ada pengalaman apriori maka perlunya
konsep konsep matematika pemahaman yang paling kecil struktur dasar konsep yang
paling kecil adalah wadah dan isi, konsep apapun atau konsep yang pailing
rendah adalah konsep formal dan substance, konsepnya adalah Kembali kekonsep
matematika kalau sudah Menyusun struktur konsep atau struktur pengetahuan
menghubungkan konsep 1 dengan konsep yang lain misalnya bilangan 3 itu berdiri
sendiri konsep bilangan 5 berdiri sendiri kemudian menghubungkan apa hubungannya antara konsep konsep 5 dan 3,
5 pangkat 3 maka di pahami dan validitas secara logika mengandung unsur uniti
di setiap konsep di bilangan 5 kemudian ada bilangan 3 ada dua konsep kemudian
diperoleh konsep baru secara konsisten 5 pangkat 3 siswa bisa menjawab itu
dengan 125, berarti siswa tersebut sudah
berpikir secara logis. Jika siswa sudah mampu bisa mengpangkatkan 3 pangkat 5
atau 5 pangkat 3.
4. apriori
Guru akan berikir kepada
siswa intuisi dan siswa juga akan kerjakan 5 pangkat 3 dans seterusnya. Itulah di namakan apriori inilah yang
dinamakan analisis filsafatnya imanuelkan maka filsafatnya disebut filsafat kritis.
Filsafatnya kritis adalah Memmurnikan pikiran, sehingga pengalaman atau fakta
itu duluan yang mana tergantung levelnya, kalau level awal atau level rendah
penting atau duluan yang lebih penting di tanyakan terlebih dahulu maka dunia
siswa itu adalah dunia fakta sedangkan ideal sudah mahir dan professional tidak
membutuhkan lagi pengembangan bahkan fiksi setelah faktanya dikuasai bermacam
macam fakta yang dikuasai maka orang akan membuat fiksi, matematika murni itu
adalah kaum fiksi membayangkan sesuatu yang tidak harus ada unsurnya faktanya
membuat karya tersebut. maka faktanya itu berubah gagasan atau pengalaman atau
sebaliknya fakta itu merupakan gagasan
fiksi itu adalah tanpa gagasan ide adalah ide tanpa fakta karena semua fakta itu adalah ide jika kita
tertidur maka kia tidak punya fakta dan tidak punya ide apapun ide kita adalah
fakta tentang ide faktanya kita berpikir, maka pikirannya adalah menjadi fakta,
sesuatu yang kamu tulis itu tidak ada hubungannya dengan realita maka akan
menjadi realita baru, realitanya adalah dari pikiran kita sendiri.
Bahwa etnomatematika sama
sesuatu luncuran atau sesautu akibat yang berkembang manusia yang mempunya apri o ri beliau juga
mengatakan sama mengajar etnomatematika udah 15 tahun, maka manusia itu ada
unsur unsur cepat bosan menjadi masalah adalah belum bisa sudah bisa jadi bosan
cepat bosan karena belum bisa ciri khas bangsa Indonesia belum bisa jadi bosan.
Belum bisa mengatasi covid19 sudah bosan
akhirnya covid19 akan merajalela covid bahkan tidak mengenal Namanya bosan yang
bosan itu manusianya, karena manusianya bosan tidak lagi pakai masker tidak
menjalakan protokol kesehatan terlena dia pasti kena covid19 setelah di teliti bahwa manusia tersebut
sudah merasa bosan maka sejak dulu kita ketika kita bosan sebetulnya kita
menuju ketidak bosanan itulah hidup
ketika kita tidak bosan
kita tidak menuju ketidak bosanan ketika kita tidak bosan maka sebetulnya kita
terbosanan dan Ketika kita teranenasi maka kita berikhtiar tidak menghasilkan bosan Ketika kita menambah maka kita akan
mengurangi. Menambah umur saya maka mengurangi usia saya
maka kebosanan itu adalah
sebagai power bangsa Indonesia, demikian juga pengaruh pengaruh eropa amerika
pengaruh dunia khususnya menurut beliau Indonesia adalah antropologi psikologi
ada unsur cepat bosan sehingga kalau pun ada pengaruh tetap dominan pada
akhirnya maka jati diri identitas bangsa, maka pengaruh itu adalah sebagai suplemen jadi
sebetulnya bangsa Indonesia rasa bosan sebagai rasa kekuatan bangsa kekuatan
kita sendiri. Maka bangsa Indonesia adalah bangsa yang punya keahlian
akulturasi di pengaruh oleh budaya asing tetapi kita mengadaptasi sehingga yang
terjadi tidak persis sama yang aslinya, tetapi ada yang sudah di modifikasi
sesuai dengan kebutuhaan kita itulah kekuatan atau kehebatan bangsa
Indonesia dan setiap suku juga dari
sabang sampai marauke seperti itu mempunyai adaptasi sendiri. Pengaruh dan
penyesuaian itu semakin kreatif pasif dan intensif dan ekstensif.
Salah satu fenomena
dalam Pendidikan ada beberapa inovasi Pendidikan yang ada salah satunya CBSA
atau problem solving dan lain lainnnya, apapun belum selesai manusianya sudah
bosan lesson study apalagi kalau tidak ada dana belum dikerjakan sudah bosan,
sehingga inovasi Pendidikan di Indonesia yang dilakukan selalu tidak tuntas
tidak berarti gagal.
Yang Namanya CBSA cara
belajar siswa aktif antologis afnawi yang mendasar sekali tetapi semua buku
kata kata atau kalimat itu sebagai kuno atau jaman dulu tidak laku lagi CBSA
bergeser makna jadi proyek jika tidak ada dana dari pemerintah maka semua
seperti itu di ethnomatematika juga seperti itu.
Karena ini adalah media
sosial supaya anda paham secara mikro dan macro nya kalaukita itu adalah calon
pejabat anda calon pemimpin paling tidak jadi pemimpin profesi diri sendiri
jadi memposisikan diri itu adalah mempunyai tantangan yang sering dijumpai
sehingga bosan itu aktuarisasi dan sebagainya maka kalau ada pembaruan tetapi
dalam psikologi filsafat juga metode mengambang supaya kalau ada dampaknya
tidak total dan masih ada energi yang tersisa untuk menyelamatkan diri maka itu
lah hebatnya sehingga salah satu fenomena yang muncul bagi bangsa indonesia
adalah toleran,
Toleran
secara psikologi orang tidak mengerti jangan terlalu bangga kalau kalau bangsa
indoensia itu toleran, selalu di banggakan sama bangsa lain itulah yang
dimaksud kalau kita itu orang yang mengerti dan paham
Maka
hidup ini adalah intraksi pengedalian hidup antara toleran dan ekstrem maka
hidup itu bergeser – geser ketika kita mau ekstrem maka kita sebenarnya mau
menuju ke toleran, ketika kita menuju sebetul jalur dunia maka kita sebetulnya
menuju akhirat, dan ketika kita menuju urusan akhirat sebetulnya kita di dukung
dan di kembangkan oleh urusan dunia. Maka dalam islam tuhan tidak akan berubah takdir
anda kalau anda sendiri tidak berusaha
Beliau
menjelaskan bagaimana itu perkembangan sejarah ethno asscotion di indonesia dan
beliau juga menjelaskan bagaimana dahulu beliau dapat melihat keadaan nya dan
selalu berikhtiar dan jangan sampai lupa dan seterusnya maka dalam
ethnoasssocition ini yang paling penting adalah lahirnya jurnal
(ethnomatematika jurnal ) maka harus di tampilkan di luar birokrasi artinya
assosiasi para pengemar berkontribusikan hasil dan juga bisa mengambil
manfaatnya dan semampunya atas perkumpulnya ethnomatematika. Maka dari itu
lahirnya jurnal etnomatematika jurnal.
Dalam
perkembangan ethnomatematika sudah terbit 1 kali kemudian rencana tahun in akan
di terbitkan yang kedua akhir tahun terbit jga jadi setiap tahun akan terbit 2
kali seminar ethnomatemtika.
Harapannya
beliau untuk tahun depan akan ada akreditasi, diuruskan dan sekarang kita masuk
fase dimana kita melakukan suatu promosi ke teman teman tentang ethnomatemtiak
membuat atau menulis jurnal di ethnomatematika secara Cuma Cuma atau di
gratiskan.
Khusus
untuk semua bapak ibu mata kuliah ethnomatematika strategi tesis atau karya
ilmiah, dilihat lah dari penelitiannya maka penelitiannya bisa dikatakan
penelitian besar.
Maka
dari penelitian besarnya itu bisa di ambil penelitian kecilnya lebih dahulu
setellah penelitian kecilnya di ambil maka diambil dari metodeloginya di ambil
dari datanya atau dari analisisnya rumusan masalaahnya dan pengambilan datanya
dan kesimpulan, dan menurut beliau kita bisa melakukan 1 pekerjaaan sekali
dayung 3 pulau 1, 1. Proposal tesis 2.
Jurnal tesis 3. Jurnal ethnomath assosion.
Secara konkret bahwa tugas ethnomatematika
akan segera dikerjakan atau di selesaikan untuk semuanya mahasiswa dan mencari
pembimbing anda siapa untuk tesis. Beliau mengusulkan nama nama yang jadi dosen
pembimbing dalam mata kuliah ethnomatematika : Ibu Endah, ibu Retnowati, pak Jailani,
pak Hartono bisa ibu Rosnawati kemudian ibu Sri Andayani,
Maka
karena ini tesis ethnomatematika maka bisa juga harus penelitian pengembangan
bisa juga R&D berbasis ethnomatematika tanah toraja berunsur budaya.
Instrumen itu ada lima macam : ada instrumen Dokumentasi, instrumen angket
kepada guru, angket kepada siswa wawancara kemudian dokumentasi elektrik artefak data data skunder dan sepertinya maka
kalau untuk menghasilkan jurnal maka hanya menghasilkan 8 – 10 halaman bisa
melakukan riset kecil.
Beliau memperlihatkan contoh
jurnal artikel di ethnomatematika yang gratis
Salah
satu contoh di artikel jurnal ethnomatenatika sistematika nya cuman judul
abstrak pendahuluan langsung ke metodelogi baru hasil dan pembahasannya itu
contoh judulnya setelah itu kesimpulannya. Kemudian daftar Pustaka dan dalam
Bahasa Indonesia.
Beliau
juga memberikan contoh jurnal ethnomatematika (Ethnomathematics Journal)
Dan memberikan progress
Beliau juga memberikan saran sudah membuat
instrumen paling tidak ada instrumen kecil terlebih dahulu.
Budaya itu adalah
pengaruh agama budaya yang menciptakan budaya seperti yang dijawa ada
peninggalan nasional tidak semua bisa di anggap ethnomatematika itu adalah
sebagai contest yang peninggalan ethnomatematika adalah peninggalan jawa yang
ada unsur budayanya sendiri.
Penutup Proses Pembelajaran Vcon 7
Mudahaan kita semua sukses dan selalu menjalan berkah maka harus
selalu bersyukur adanya hidup dengan sederhana
Demikian saya meminta maaf jika ada kesalahan kekurangan dan
sebagainya yang muda bisa berpikir tua, yang tua bisa berpikir
muda, paling tidak semangatnya contohnya saya bapak yang dijelaskan tadi
kepada mahasiswanya beliau tetap semangat semangat untuk memberikan materi yang
berkoar-koar untuk berjuang membela kaum yang lemah kita belajar matematika
mahasiswa itu lemah dibanding dosennya itulah dinamakan perjuangan
Baiklah ucapkan selamat untuk berkarya semoga tetap terjaga
protokol kesehatan di daerah masing-masing khususnya diri sendiri keluarga dan
tidak lupa juga saya ucapkan banyak terimah kasih para pemerintah yang
sudah berkontribusi se optimal mungkin dan bersinergi untuk menjaga
protokol kesehatan di Indonesia.
Komentar
Posting Komentar