Refleksi 5 Etnomatematika Bagaikan Belajar dengan malaikat
TUGAS 5 REFLEKSI Vcon 5 ETNOMATEMATIKA
:
Dosen: Prof. Dr. Marsigit, M.A.
Dateline:
Senin, 15 Maret 2021, pk 24.00 wib
File dalam PDF dikirim WA Japri 081578708917
NIM 20709251024
NAMA
FILE: Refleksi Vcon 5_ETNO _Aswar_S2
Pendidikan Matematika_15 Maret 2021
Refleksi
“Judul”
Etnomatematika
Bagaikan Belajar dengan malaikat
bapak juga menanyakan
mahsiswa etno apakah sudah ada yang berkeluarga ?
kekuatan bapak adalah
sebagai natural atau lebih cendurung kemurni, pikiran murni dan bapak juga
hidup sesuai dengan refleksi atau kata kata dan Tindakan beliau walaupun setiap
orang mampu melihat baiknya sahaja.
Beliau juga mengatakan bahwa hidup itu harus selalu
belajar, hidup itu eksperimen hidup itu terbatas jangan alimitid,
Sebelum mempersiapkan
mata kuliah etnomatematika terlebih dahulu kita mulai dengan menbaca doa dan
keyakinan kita masing masing sehingga kita bisa mendapat pelajaran hari ini
begitu bermanfaat ! silakan. Dan beliau juga mengucapkan salam dan selamat
pagi.
Dunia ini kalau di belah
jadi dua, ekornya setan, dan ada unsur unsur yaitu malaikat semuanya, perkataan
juga begitu pikiran juga begitu, kejati diri kita itu harus kokoh tidak boleh kita rapuh.
Hidup itu dalam Bahasa
jawa jokromadiligan, kalau di Indonesia cakramadiligan, melingkar yang
berjalan. Atau roda yang berjalan atau hidup yang berjalan. Di eropa Namanya
ermelitika itu akan meliputi semuanya, lingkar yang berjalan itu maksudnya
diterjemahkan dan menerjemahkan itu baru
di antara bermilyar milyar makna. Menyentuh dan di sentuh, ditegur dan
menegur di dengar dan mendengar berkata dan di kata, melihat dan dilihat
semuanya pokoknya banyak semuanya.
Salah satunya adalah
berlandaskan dan tidak berlandaskan separuh dunia berlandaskan dan tidak
berlandaskan satu satunya yang tidak berlandaskan adalah intuisi. Pemahaman
intuisi, tetapi kalau pengalaman intuisi beda lagi, pemahaman saya itu intuisi,
pemahaman cinta itu intuisi mengerti cinta
itu pengertian intuisi memiliki cinta bukan pengertian itu sifat memiliki
cinta, kalau memiliki cinta itu punya landasan, landasannya pengalaman, jika
kita menpunyai jiwa atau rasa sayang itu karena punya pengalaman.
Memiliki kebaikan
seseorang itu adalah intuisi, mengerti kebaikan itu adalah sifat memiliki jadi
orang yang mengerti kebaikan belum tentukan memiliki kebaikan, jadi sebetulnya
yang kita semua kerjakan itu mempunyai landasan, landasan dasar, landasan
undang undang dasar negara Republik Indonesia filsafatnya Pancasila. Setelah
itu adanya muncul diberbagai kota Gedung itulah dinamakan landasaan.
Jika kita berpikir
bertensi kita kembalikan lagi mendengarkan landasan itu landasan Pendidikan,
karena kita berpikir yang berfilsafat kita itu semakin cerdas semakin kritis kita Tarik Kembali bahwa
landasan itu bermakna untuk semuanya kedalam kehidupan kita ialah sesuatu yang
tidak berlandaskan jangan salah paham landasan itu dan anti landasan itu minyak
dan air Ketika kita mencari landasan sekaligus datang anti landasan.
Dan Ketika kita mencari
ilmu sekaligus datanglah anti ilmu maka Ketika kita datang teknologi maka
muncullah mitos mitos teknologi, Ketika kita emnggunakan pikiran maka datang
lah realita, kit akita mengunakan rasio maka kita menggunaka intuisi, Ketika
kita menambah berarti kita sedang mengurangi Ketika kita mengurangi maka kita
sedang menambah sekarang anda sekarang mengurangi pendengaran, mengurangi
penglihatan dan sekarang fokus yang di dengarkan bapak dan melihat bapak.jika
ada mengurangi pendengaran penglihatan di mata kuliah hari ini berarti anda mengurangi
pengetahuan.
Jadi hidup itu
berlandaskan dan sekaligus tidak
berlandaskan oleh karena itu maka etnomatematika setiap hidup kita apakah
landasan itu sekarang ini adalah tadi,
atau masa lampau landasan besok adalah masa sekarang dan tadi, jadi landasan
sekarang adalah pengalaman kita, hidup itu adalah membangun sesuai dengan
pikiran, menurut kitab suci ada definisi nya kalau menurut psikologi ada
menurut siapa para ahli nya, mudah di pahami dan di rasakan orang lain.
Alien adalah makhluk
asing kalau alien menurut filsafat menggunakan Bahasa analog Bahasa analog itu
Bahasa kesepadanan lebih tinggi dari perumpamaan contohnya saya dengan anda
adalah manusia, manusia 1 2 3 adalah analog meliputi semuanya, karena kit aitu
sekarang sedang bicara keilmuaan maka kita semua nya sedang bicara olah pikir.
Alien dalam arti filsafat
itu maksudnya di ambil keterasingan dengan di intensikan punya makna yang
sangat luas, makna antologis sebagai menggunakan Bahasa yang analog,
Didalam Bahasa filsafat
itu digunakan untuk sosial misalnya masyarakat yang terasing suku yang terasing
ternyata penggunaan hp dengan adanya hp whatshap dan lain sebagainya sehingga
kita jadi jarang mengadakan rapat di kampus cukup lihat whatshap di hape,
berarti kita masing masing jadi orang yang ter asing teknologi itu menghasilkan
kita menjadi terasinggan. Seperti saya dan mahsiswa (anda) tidak perlu luring
tidak perlu tatap muka sekarang ini saya dan anda itu terasing itu juga makna
dari pada alien maka kalau ada alien menjadi terasing dan sekaligus manusia itu
jadi tidak terasing, Ketika manusia itu sedang mencari kebebasan maka dia
sedang tidak mencari kebebasan Ketika orang itu sedang mencari kemerdekaan
sebetulnya dia tidak sedang membatasi kemerdekaannya dengan cara tidak memarkir
kendarannya sembarangan.
Ketika beliau menambah
umur maka beliau menambah muda juga dan di akhirat besok mudah semua, berarti
banyak ingatan kita dikurangin juga
ingatannya maka kalau kita sedang terasing sebetulnya kita juga dalam proses Kembali
lagi tidak terasing atau disebut dengan dealinesee, maka sebenar benar hidup
adealinasi dan dealinesee tidur dan tidak tidur, bekerja dan istirahat padahal
alianeasse itu segalanya Ketika sangat
itu berketip melihat anda wajah anda maka saja menuju ke adealeanasi tetapi
saya bisa melihat anda dan saya tidak terasing Ketika saya penjamkan mata saya
maka saya menuju aleanasi siang hari Ketika seseorang sudah bekerja ada sinar
matahari semua beraktivitas manusia menuju ke alianasi menjadi tidak terasing
lagi Ketika siang hari, tetapi pada malam hari orang pada tidur semua maka saya
juga ikut tidur maka terjadilah aleanasi keterasingan, Ketika anda berkeluarga
anda menuju ke dealinasi seterusnya habis semua maka kita aleanasi Kembali.
Maka sebenar-benar hidup
adalah keterampilan, keterampilan melakukan aleanasi dan dealinasi disitu lah
ada batas yang berbahaya kalau spiritualitas magrib kalau islam, maka magrib
itu berbahaya maka disuruh pulang atau masuk rumah semua kalau orang dulu.
Margib itu paling bagus adalah beribadah bukan di luar saat magrib, nanti akan
mengundang unsur unsur negative artinya waktu dan ruang yang sesuai ketika kita
waktu dan ruang yang sesuai ternyata kita sedang produksi waktu dan ruang yang
tidak sesuai.
Takdir sahaja tidak
memperhatikan iktiar maka hidup itu adalah takdir dan ikhtiar, Ketika kita
sedang mencari takdir maka datanglah ikhtiar Ketika kita sedang ikhtiar maka
datanglah takdir
Ketika kita itu sedang
mencapai sehat maka ternyata juga datang lah penyakit, berapa lama, maka jika
sudah seperti itu yang nama riset, jangankan riset kita hidup kita selalu
berlandasan
Maka landasan itu mulai
yang tertinggi hingga yang kebawah semua aktivitas kita berlandasan
spiritualisme berlandaskan doa Ketika kita sedang berdoa maka datang lah datang
lah godaaan, maka semakin tinggi orang itu berdoa maka semakin tinggi orang itu
godaannya, Ketika kita sedang mencari kekuasaanya maka datanglah yang
melemahkan kekuasan kita, makin kuat kekuasaan kita maka semakin besar
tantangan untuk melemahkan kekuasaan kita karena apa, karena kita itu adalah
manusia , manusia yang mempunyai sifat yang sempurna dan ketidak kesempurnaan
dan didalam kesempurnaan artinya adalah ciptaan tuhan.
Itulah gunanya ilmu untuk
mensyukuri ciptaan tuhan jadi ilmu itu
filsafat dan segala kebutuhaan tujuan akhirnya adalah supaya kita beriman
kepada tuhan. Itulah hebatnya ciptaan tuhan. Dan Ketika mendengarkan suara
orang histeris maka itu bisa overload outdet maka caranya untuk menyimpan atau
membersihkan dengan hati, maka dengan hati lah kita punya beban pikiran yang
kita punya untuk mengurrangi beban pikiran dan otomatis.
Jika kita seorang
mahasiswa atau seoarang dewasa kita mempunyai potensi yang bermilyar milyar
apalagi seorang mahasiswa yang belajar etnomatematika untuk mengali potensi tersebut
supaya berkembang jadi Ketika saya tegas, jadik mata kuliah beliau mengatakan
Ketika mengejar logika datang la spiritualitas. Diperkuat hatinya
Kuliah ethnomatematika
adalah menyangkut dengan budaya, budaya disitu ada spiritualitas ada budaya
kebiasaan segala macam dan berlandaskan.
Ada istilah istilah atau
unsur unsur yang ada didalam ethnomatematika dan bapak juga akan memberika
arahan yang sudah mengumpulkan judul judul thesis
|
NO |
JUDUL
TESIS TERKAIT ETHNOMATEMATIKA |
JUDUL
PENELITIAN ETHNOMATEMATIKA |
|
1 |
PENGEMBANGAN LEMBAR
KERJA SISWA (LKS) BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA MATERI BANGUN DATAR SEGI EMPAT
KELAS VII SMP NEGERI 4 TARAKAN |
KONSEP MATEMATIKA PADA
UKIRAN RUMAH ADAT KOTA TARAKAN |
|
Arahaan |
Jika pengembangan Harus
mempunyai landasan, ada desilipilitas, kelayakan cocok nggak. LKS itu lebih Sempit
kalau untuk judul penelitian Thesis. Kecuali dalam keadaanya
khusus ada mempunyai syarat syarat yang mendukung. |
Udah bagus lebih
dikembangkan lagi |
|
2 |
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR
BERBASIS ETHNOMATEMATIKA PADA PRESTASI DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV
SEKOLAH DASAR KOTA TARAKAN |
IDENTIFIKASI
ETNOMATEMATIKA RUMAH ADAT TIDUNG BALOY
KOTA TARAKAN |
|
Arahaan |
Agak pas perlu
modifikasi Kata kata untuk di
ganti dengan Pada |
Taraf nya lebih rendah
dari skripsi Bagian dari penelitian
(cocok penelitian ) Penelitian itu bersifat
antologi Terlalu sempit |
Jadi
sumber pembelajaran matematika itu jadi kita bisa saling menghormati menghargai
antara suku dan antara bangsa melalui pembelajaran ethnomatematika disitu lah
berkontribusinya itulah bapak punya keyakinan, dan kita punya intuisi atau
mengerti dengan keadaan daerah masing masing, daerah ataupun negara negara
diluar sana menunggu budaya budaya yang akan mau kita teliti itulah yang akan
terangkat derajat budaya kita di mancanegera karya anak bangsa.
Penutup Proses Pembelajaran Vcon 5
Selamat untuk bekerja dan laksanakan tugas tugas kuliah
ethnomatematika
Maka hidup itu adalah percobaan terbatas sesuai dengan norma agama
norma filsafat dan norma sosial norma keluarga harus ada catataannya kalau
tidak ada catatannya kita jadi sesat
Demikian saya meminta maaf jika ada kesalahan kekurangan dan
sebagainya yang muda bisa berpikir tua, yang tua bisa berpikir
muda, paling tidak semangatnya contohnya saya bapak yang dijelaskan tadi
kepada mahasiswanya beliau tetap semangat semangat untuk memberikan materi yang
berkoar-koar untuk berjuang membela kaum yang lemah kita belajar matematika
mahasiswa itu lemah dibanding dosennya itulah dinamakan perjuangan
Baiklah ucapkan selamat untuk berkarya semoga tetap terjaga
protokol kesehatan di daerah masing-masing khususnya diri sendiri keluarga dan
tidak lupa juga saya ucapkan banyak terimah kasih para pemerintah yang
sudah berkontribusi se optimal mungkin dan bersinergi untuk menjaga
protokol kesehatan di Indonesia.
Sekian lah lah perkuliahan hari ini,
asssalamulaikum wr wb.
Komentar
Posting Komentar