Refleksi 11 Buku yang berbasis Etnomatematika

 

TUGAS 11 REFLEKSI Vcon 11 ETNOMATEMATIKA :

Dosen: Prof. Dr. Marsigit, M.A.

Dateline: Senin, 26 April 2021, pk 24.00 wib

File dalam PDF dikirim WA Japri 081578708917

NIM 20709251024

NAMA FILE: Refleksi Vcon 10_ETNO _Aswar_S2 Pendidikan Matematika_19 April 2021

Refleksi

“JUDUL”

Buku yang berbasis Etnomatematika

 

Bapak suruh mengirim draf proposal tesis ehnomatematika di dala group etho,

Assalamulaikum wr wb selamat pagi salah sejahtera buat kita semua. Sebelum mempersiapkan mata kuliah etnomatematika terlebih dahulu kita mulai dengan menbaca doa dan keyakinan kita masing masing sehingga kita bisa mendapat pelajaran hari ini begitu bermanfaat

Bapak merasa optimis merasa Bahagia merasa senang penuh harapan kedepannya kita Bersama sama sudah bekerja keras membimbing dan menuntun anda  dalam kuliah ethnomatematika ini. Kita sudah bekerja keras dan menghasilkan beberapa pilar kompetensi ethnoamtematika yang berujung pada tiga perkara yang saya perbaharui yaitu membuat buku ethnomatematika membuat proposal tesis dan berbasis ethnomatematika dan membuat jurnal ethnomatematika 3 tugas yang diberikan.

Jadi nanti didalam perkuliahannya kedepan deadline nya akhir dari perkulihaan ini kemudian kalau tidak terpenuhi dengan baik maka sifatnya akan remedial khususnya ethnomatematika yang bersifat remedial artinya kalau belum di buat hasilnya belum bagus  jadi nilainya belum optimal dan bapak juga akan berikan nilai terlebih dahulu yang nilainya remedial sambal menunggu perbaikan nilai dan seterusnya di berikan waktu sampai di ijinkan sampai 1 bulan ketida tiganya di perbaiki atau di sempurnakan tetapi syarat yang di kumpulkan ada syarat minimal.

Maka hidup itu parallel Belajar maematika fokus 1 hal maka kita akan lupa yang lain lainnya tetapi 1 hal yang dilakukan berhasil dan sukses.

Maka sesuatu itu atau tugas tidak bisa sekali jadi harus ada revisinya harus ada kegagalan jika mau ada kesuksesan.

Namanya keahlian dan keikhlasan itu memang awalnya di paksakan dan di kondisikan tetapi oleh orang yang competen yang di paksa tetapi kalau di paksa oleh yang kecil maka kamu akan nggak mau kalau yang maksa itu bapak  pastinya akan ada nilainya pengalamannya ilmu dan ikhlas tidak semua orang bisa melakukan begitu atau melakukan di tempat mana saja memaksa.

Maka kalau sentuhaan pertama yang kalian lakukan membuat buku etno masih perlu perbaikan dan jangan kwatir tetapi sentuhan pertama itu kalau sudah terskema atau tersusun  seperti penulis buku mungkin itu Sudah cukup, karena sentuhaan pertama itu adalah ide dasaar.

Karakteristik yang kompak, harus di bedakan macam macam buku dengan tujuan karakternya seperti apa buku berubah LKS,  itulah dinamakan sentuhaan pertama

Jadi jika ada kata kata yang di buku sekilas atau sepintas di judul buku tidak baik atau bagus untuk memenuhi harapan sebagai pendengar kalau bisa judulnya buku jangan sekilas tentang.

Dan ada juga judul buku yang menjanjikan sekali sudah sangat mendalam dan ternyata isi adalah buku pelajaran sekolah, tidak kompak antara judul dan badan dan isi nya, jadi di mohon yang membuat buku jangan mencopy paste warning warning warning dan anda tidak plagiat bahkan tidak plagiat buat karya sendiri tetapi memang kalau sudah masuk spesifik buku jurnal proposal itu adalah sudah tuntutan identitas mulai dari playout nya dan mempunyai ciri khas sendiri. Dan bukunya apa dan berbeda beda macamnya playout jurnal sesuai dengan gaya jurnalnya petunjuknya jurnal dan berbeda beda jurnalnya.

Jadi harus kompak antara isi dan bukunya  sederhana saja bukunya tetapi harus kompka isinya tetapi beda dengan proposal penelitian, ada juga kalau itu buku pelajaran jangan tidak membuat buku atau mencantumkan referensinya atau sumbernya.

Bapak menjelaskan ulang masalah tugas yang membuat buku tolong diperbaiki, perbaikannya meliputi kwalitas dan kuantitas, kuantitasnya di tambah keterangannya di tambah dalam bentuk buku pelajaran atau cuman komsumsi etnomatematika maka ini akan saling terkait antara buku matematika kemudian jurnal etnomatematika dan  proposal tesis ethnomatematika saling terkait semuanya, terkaitannya dimana yaitu riset etnomatematika. Maka sebaik baiknya buku adalah yang berbasis riset, sebaik baiknya jurnal maka berbasis riset bahkan Ketika tesis matematika murni maka risetnya matematika murni jadi riset matematika murni  jika tesis filsafat maka risetnya tesis filsafat tidak cari dilapangan di lapangan cuman cari validasi data tetapi kalau masalah Pendidikan risetnya mau tida mau  olah data dan mengambil data jadi perangkat perangkat yang digunakan ladasannya sudah dan filosofinya sudah  kemudian perangkat peta konsepnya sudah kemudian aplikasi software nya sudah prinsip prinsip riset itu sendiri sudah tinggal masalah waktu dan kemampuan anda yang perlu di tingkatkan ole karena itu target di akhir kuliah itu harus mengumpulkan se optimal mungkin bisa memberi penilaiaan.

Maka segala sesuatu yang berbau karya ilmiah adalah berbasis riset dan itu kenapa dan mulai kapan berdasarkan riset itu pada bagian filsafat ilmu perkembangan ilmu ilmu bidang yang masuk atau di pengaruhi oleh sains sintisisen. Setelah erah agustensetensen sampai sekarang

Oleh karena itu kwalitas Pendidikan dapat di ukur dari seberapa jauh bagusnya berbasis riset maka mengajak pun punya tingkat – tingkatan mengajar, maka tingkatan mengajar yang paling rendah itu mengajar teaching, maka dari itu bapak akan memberikan teacing dengan memberikan tugas sehingga akan meningkatan derajat tugas bapak  jadi lebih tingi lagi.

Maka kalau di tingkatkan pembelajaran atau kuliah Pendidikan tingkat yang lebih tinggi lagi yang berbasis rise tapa yang di maksud pembelajaran yang berbasis riset menampilkan hasil riset riset bapak, contohnya bapak menghasilkan riset riset ethnomatematika atau menampilkan riset orang lain. Maka dari itu bapak juga akan memberikan tugas tugas untuk melakukan riset.

Dilarang untuk melakukan plagiat mengambil hak orang lain , bahkan foto saja kalau tidak mencatumkan sumbernya atau referensinya bisa saja di katakan plagiat jadi tulislah riset riset anda dalam buku anda tetapi dalam bentuk narasi yang tidak bertabrakan dengan plagiatrisem jurnal anda tesis anda. Contohnya penelitian anda menghasilkan 100 gambar dan ada 20 gambar yang masuk ke tesis dan jurnal masuk 5 gambar dan yang di buku masuk 30 gambar  dan yang belum di muat di tesis bersinergi tetapi tetap bersinggungan bisa saja gambar tetapi kalimat juga begitu tergantung strata nya maka semakin tinggi semakin kompleks ide itu kejemakannya.

Tentang inovasi dan ada yang menulis buku inovasi. Di mata kuliah ethnomatematika apakah ada yang menulis buku inovasi.

Azriah  : buku  Matematika berbasis adat tidung

Okta : Buku

Bambang  : matematika berbasis papua

Irfan :Ethnomatematika Bangun ruang sisi datar

Aswar : buku Berbasis ethnomatematika

Maka dari itu kalau ada judul buku yang mengambil kata inovasi tidak cukup untuk kata operasional kayak judul makalah nantinya. Begitupun judul tesis buat inovasi tidak cocok karena sangat normative tidak menggambarkan kegiatann riset maka judul tesis itu harus mengambarkan kegaiatan riset jangan menulis inovasi.

Jadi ternyata stepmen redaksi itu juga penting buat anda kesadaran itu kalau anda belajar filsafat kita akan paham maka kita akan semakin paham apa dimana dan kapan akan tetapi membuat buku judulnya sekilas nanti di namakan buku saku. Atau sekilas perjalanan bapak.

Jadi pengunaan redaksi bagaimana bisa menentukkan mencari kalimat kalimat yang cocok seperti itu dan solusinya adalah baca baca dan baca awali lagi dengan baca baca dan baca

Sebenar benarnya hidup itu adalah membaca seperti yang di islam maka iqro itu adalah bacaan jadi setelah saya membaca jadi tahu saya itulah yang dinamakan istilah digunakan membuat judul buku itu seperti ini dan istilah yang di gunakan untuk penelitian ini seperti ini tesis seperti ini, setelah membaca lama kelamaan akan di tahu membedakan judul tesis seperti ini yang akan menjadi ikoniknya S1 itu apa, Judul judul yang mencari layak di S2 itu seperti apa dan judul judul yang menjadi layak di S3 itu seperti apa perlunya di ingat bahwa hidup itu cenderung naik, cenderung bertambah pak marsigit Sudah 64 tahu besok juli tahun depan sudah 65 tahun. Perlu di ketahui anak anak S1  cenderung membuat skripsi yang berkualitas. Keinginnannya membuat skripsi yang berkualitas maka tidak sadar dia tetapi kualitas nya setera dengan S2.

S3 penelitiannya jalan di tempat Maka dari itu untuk penelitian S3 tidak mudah ,harus dalam dan luas dalam apanya dalam persoalannya dalam variabelnya dalam analisisnya dalam data nya semuanya dalam S3 luas permasalahaannya luas variabelnya luas rumusan masalahnya luas metodenya luas data nya luas analisisnya luas hasilnya itu kenapa karena S3 tetapi kalau S3 nya tidak move on. Tidak bakalan maju kedepan penelitiannya ujung ujungnya pengembangan.

Sekali lagi bapak ucapkan selamat buat karya anda Minggu depan kita bahas lagi

Penutup Proses Pembelajaran Vcon 11

Demikian saya meminta maaf yang sebesar besarnya sekali yang ingin sudah saya sampaikan  ternyata bulan suci ini tidak bisa berjalan dengan cepat pelan pelan saja Minta maaf atas kekurangannya dan kesalahannya saya juga sudah maafkan kesalahaan kalian semua kita dala posisi kosong koson.

Mari kita akhir perkuliahaan hari ini dan berdoa lah sesuai agama masing berdoa di persilakan Baiklah  ucapkan selamat untuk berkarya semoga tetap terjaga protokol kesehatan di daerah masing-masing khususnya diri sendiri keluarga dan tidak lupa juga saya ucapkan banyak terimah  kasih para pemerintah yang sudah  berkontribusi se optimal mungkin dan bersinergi untuk menjaga protokol kesehatan di Indonesia.

Komentar